• Jl. Raya IX Sukamandi
  • (0260) 520157
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
168 dilihat       05 Oktober 2025

Mentan Amran Panen Padi di Banyuasin, Yakin Bisa Jadi Lumbung Pangan Nasional

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman,  melaksanakan panen padi IP 200 di Desa Merah Mata Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin, Jumat (5/9/2025).

Mentan, Amran Sulaiman langsung turun ke lokasi panen dan melaksanakan panen. Selain itu, Mentan Amran Sulaiman juga mengecek tanah yang sudah dipanen dan selanjutnya untuk ditanam kembali dengan padi IP 300.

Mentan juga sempat menanyakan langsung kepada Brigade Swasembada Pangan terkait pengolahan lahan dan juga hasil yang diperoleh. "Bagus sekali kalau hasilnya sudah seperti ini," kata Mentan Amran.

Mentan juga mengapresiasi kinerja dari petani dan Brigade Swasembada Pangan untuk terus bekerja mendukung program asta cita presiden Prabowo.

Meski Mentan Amran Sulaiman tidak lama, karena masih ada agenda lain untuk panen bersama brigade pangan dan petani di Desa Merah mata Banyuasin, akan tetapi terlihat kepuasan tersendiri dari sang menteri dari kinerja brigade pangan dan petani di Desa Merah Mata.

Sedangkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menuturkan, upaya dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mendorong Kabupaten Banyuasin dan Sumsel menjadi peringkat pertama Swasembada Pangan Se Indonesia. Berbagai langkah yang dilakukan Kementerian Pertanian terutama untuk pertanian di Banyuasin.

"Lahan di Banyuasin masih sangat banyak dan luas, oplah bisa terus ditingkatkan dari Kementerian Pertanian. Dengan rata-rata 5 ton saja perhektare, yakin Banyuasin bisa peringkat pertama secara nasional terlebih dalam setahun bisa menanam sebanyak tiga kali," katanya. 

Terlebih, ia sudah cukup lama berkeliling di Kabupaten Banyuasin yang memiliki potensi besar dalam swasembada pangan, apa yang telah dilakukan sudah sangat menunjukkan perkembangan yang sangat luar biasa. 

"Pastinya dari strategi melihat dari karakter wilayah tersebut untuk mewujudkan Banyuasin menjadi nomor satu, misalnya Muara Telang memberikan fasilitas saprodi yang ada di sana. Seperti pembangunan SPBU untuk petani, koperasinya juga menjadi pengecer pupuk bahkan rekanan bulog. Ada pula alsintan dan lainnya sehingga mempermudah petani yang ada di sana," pungkasnya.

Sedangkan, Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin, Erwin Ibrahim menuturkan, lahan di Banyuasin banyak dengan meningkatkan dari IP 200 ke IP 300, akan tetapi membutuhkan kontribusi semua pihak sehingga terwujudnya Banyuasin menjadi peringkat pertama secara nasional.

"Kami akan memberdayakan Brigade Pangan, akan mendampingi petani di Banyuasin untuk mewujudkan petani modern. Sehingga petani bisa bekerja secara modern dengan menggunakan alsintan yang modern dan menghitumg keuangan secara modern," katanya.

Lanjut Erwin, harapannya kedepan tidak hanya dapat meningkatkan produksi padi dan beras yang ada di Banyuasin, melainkan juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Karena, saat ini Nilai Tukar Petani atau NTP masih berimbang antara yang dikeluarkan dengan hasil panen. Sehingga, apa yang dilakukan petani selama ini belum mendapatkan keuntungan. 

Dengan memberdayakan dan merangkul seluruh petani di Banyuasin, setidaknya dari perhitungan satu brigade pangan bisa menghasilkan angka bruto Rp 6 miliar, dimana nanti akan dibagi 30 persen ke petani dan 70 persen ke brigade pangan.

Kolaborasi yang dilakukan ini, sebagai upaya untuk meningkatkan penghasilan petani yang bila dihitung perbulab bisa mendapatkan keuntungan Rp 18 juta. 

"Disinilah, diupayakan untuk  bisa mensejahterakan petani. Kami yakin bila ini terwujud bukan hanya Banyuasin sebagai lumbung pangan nasional nomor satu, tetapj juga bisa mensejahterakan petani," pungkasnya.

 

Prev Next

- BBPSI Padi


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Mentan Amran Lapor ke Presiden: Stok Pangan Aman dan Lebih dari Cukup Jelang Ramadan dan Idulfitri
    12 Feb 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Kolaborasi Jadi Kunci, Mentan Amran Apresiasi Peran Polri Jaga Produksi dan Harga Pangan
    11 Feb 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Arahan Kepala BRMP Padi: Perkuat Komitmen Pelayanan dan Kolaborasi
    11 Feb 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Mentan Amran: Produksi dan Stok Pangan Nasional Tetap Aman di Tengah Dinamika Cuaca
    09 Feb 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Percepat Program Strategis Sektor Pangan, Mentan Amran Lantik Kepala BRMP Padi
    09 Feb 2026 - By BBPSI Padi

tags

Mentan Amran Panen Padi lumbung pangan

Kontak

(0260) 520157

[email protected]

Jl. Raya IX, Desa Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat

Kode Pos 41256

Whats App : 085756420179

www.padi.brmp.pertanian.go.id

© 2023 - 2026 Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi. All Right Reserved